Rabu, 19 Januari 2011

Piala FA

Kompetisi pertama

Ketika pertama kali digelar pada musim 1871-1872, kompetisi ini hanya diikuti oleh 17 klub. Wanderers, klub yang didirikan oleh orang-orang sekolah negeri dan diperkuat pemain-pemain universitas, menjadi juara untuk pertama kalinya. Di final, mereka mengalahkan Kennington Oval, 1-0. Pada pertandingan yang disaksikan sekitar 2.000 orang itu, gol kemenangan Wanderers dicetak Morton Betts.

Piala

Piala yang diangkat Betts dan kawan-kawan bentuknya jauh lebih kecil daripada yang sekarang. Piala itu dirancang dan dibuat oleh Messrs, Martin and Hall Co, dan berharga intrinsik hanya 20 poundsterling.
Tahun 1895, ketika Aston Villa menjuarai kompetisi ini, trofi ini hilang saat dipajang di sebuah tempat di Birmingham. Hingga sekarang, piala asli tersebut tak pernah ditemukan kembali.

Stadion Wembley

Sejak tahun 1923, final Piala FA digelar di Stadion Wembley. Stadion ini merupakan gagasan Duke of York, yang kelak menjadi Raja George VI. Stadion yang kemudian menjadi simbol sepak bola Inggris itu dibangun dengan total biaya 750.000 poundsterling.
Adalah Bolton Wanderers dan West Ham United, dua tim yang beruntung tampil untuk pertama kalinya di final di Wembley. Final ini kemudian tercatat dalam sejarah karena dihadiri sekitar 200.000 penonton, yang membeludak hingga ke pinggir lapangan.
Tahun 2001-2006, Stadion Wembley direnovasi sehingga final Piala FA dipindah ke Millenium Stadium, Cardiff. Sejak tahun 2007, Piala FA mulai diselenggarakan kembali ke Stadion Wembley yang sudah selesai direnovasi dan ditandai dengan dipakainya Stadion Wembley dalam partai final yang mempertemukan Chelsea dengan Manchester United.
Jika jumlah penonton di final Wembley 1923 dianggap yang terbesar, jumlah penonton tersedikit dicatat klub gurem Aldershot pada tahun 1986. Kala itu, di putaran ketiga, pertandingan melawan Oxford United hanya dihadiri oleh 2.034 orang. Namun, Aldershot yang datang dari Divisi IV sukses memukul Oxford yang berdivisi I dengan skor 3-0.

Rekor dan Final

Sepanjang sejarahnya, rekor gol terbanyak yang dicetak dalam satu pertandingan masih dipegang oleh Nottingham Forest. Rekor ini dicatat Forest pada musim 1890-1891 saat mengalahkan Clapton, 14-0.
Sementara itu, rekor rata-rata pemain tertua yang tampil di final dipegang oleh Arsenal. "The Gunners" menurunkan pemain yang rata-rata berusia 31 tahun pada starting eleven-nya, ketika mengalahkan Liverpool di final tahun 1950.
Sejauh ini, Manchester United boleh berbangga sebagai klub yang paling banyak menjadi jawara dengan koleksi 11 gelar.
Sejak final tahun 1872, ada 12 klub yang sukses tampil di partai puncak, namun tak pernah bisa memboyong piala ke markasnya. Mereka adalah Queens Park Glasgow, Bristol City, Birmingham, Leicester, Luton Town, Fulham, QPR, Brighton and Hove Albion, Watford, Crystal Palace, Middlesbrough, dan Milwall. Bahkan, Leicester mencatat empat kali tampil di final (tahun 1949, 1961, 1963, dan 1969), dan selalu pulang dengan tangan hampa.
Salah satu final yang menarik adalah 3 gol di masa injury time. Hal ini terjadi pada final tahun 1979 saat Arsenal mengalahkan Manchester United 3-2. Pada babak pertama Arsenal unggul 1-0, kemudian diperbesar menjadi 2-0 di pertengahan babak kedua. Namun dalam waktu 2 menit di penghujung babak kedua, Manchester United berhasil menyamai skor menjadi 2-2, sebelum gol dari Alan Sunderland semenit kemudian untuk membuat Arsenal menang.
Final tahun 2006, saat Liverpool menjungkalkan West Ham lewat adu penalti, dianggap sebagai salah satu final terbaik. Kala itu, Liverpool yang difavoritkan tertinggal lebih dulu sebelum pada masa injury time babak kedua Steven Gerrard menyamakan kedudukan. Namun "The Reds" kemudian bisa memaksakan skor imbang 3-3 dan akhirnya menang lewat adu penalti.

Pemenang Piala FA

Pranala luar

Selasa, 18 Januari 2011

Sejarah Arsenal

Era 1886-1980

Arsenal didirikan di daerah Woolwich, bagian tenggara kota London pada 1886 dengan nama Dial Square, lalu dengan cepat berganti nama menjadi Royal Arsenal. Tahun 1891 nama mereka diganti menjadi Woolwich Arsenal. Pada tahun 1913, klub ini pindah ke utara, yaitu ke Stadion Highbury, yang menjadi markas mereka hingga Mei 2006. Saat pindah lapangan, nama depan klub mereka, yaitu Woolwich dihapus sehingga hanya nama Arsenal yang tersisa. Selain itu karena dekat dengan markas Tottenham Hotspur, maka tak heran jika pertandingan Arsenal vs Tottenham Hotspur disebut “North London derby“.
Kejayaan Arsenal pertama kali diawali oleh pelatih Herbert Chapman yang melatih pada tahun 1925-1935 dan berhasil menjuarai beberapa kompetisi domestik Inggris (Piala FA, titel Liga Utama, dan Charity Shield) sekaligus mendominasinya. Sedangkan prestasi terbaik Arsenal di Eropa pertama kali terjadi pada musim 1969/70, di ajang Fairs Cup (pendahulu Pala UEFA). Arsenal menjadi juara untuk pertama kalinya dan sekaligus terakhir di ajang Fairs Cup (Fairs Cup diganti Piala UEFA sejak musim 1971/72) setelah berhasil mengalahkan R.S.C. Anderlecht dengan agregat 4-3 yang pada saat itu klub ini dilatih oleh Bertie Mie. Sepanjang tahun 1980an Arsenal berhasil menambah koleksi Arsenal dengan beberapa gelar domestik.

Era 1990-sekarang

Di tahun 1991, Arsenal menjadi juara bersama dengan Tottenham di Community Shield setelah hasil kedudukan imbang. Prestasi Arsenal di Eropa kembali membaik setelah pada tahun 1994, ditangan pelatih George Graham, Arsenal kembali juara di kancah Eropa setelah mengalahkan Parma FC dengan skor 1-0. Arsenal berhasil kembali ke final pada tahun berikutnya, 1995, namun kali ini dikalahkan olehReal Zaragoza dengan skor 2-1.
Kedatangan pelatih Arsene Wenger ke Arsenal pada tahun 1996 berhasil membuat Arsenal kembali berjaya dan berhasil merusak dominasi Manchester United di Liga Utama Inggris saat itu. Arsenal berhasil menjadi runner-up di ajang Piala UEFA pada tahun 2000 setelah melawan Galatasaray lewat adu penalti 4-1. Pada musim 2003-2004 hingga awal musim 2004-2005, Arsenal berhasil mencetak rekor 49 pertandingan tak terkalahkan dan mematahkan rekor milik Nottingham Forest F.C. (42 kali) yang merupakan rekor tak terkalahkan terpanjang di dalam sejarah sepakbola Inggris. Pada musim 2005-2006, Arsenal kembali meraih prestasi di kancah Eropa dengan menjadi finalis Liga Champions setelah dikalahkan  FC Barselona 2-1 di Stade de France, Paris. Hiks2…… Padahal dah unggul duluan, tapi salut buat Arsenal bisa mencetak gol duluan lewat sundulan Campbell….. Pokoknya maju terus Arsenal, with your Young Gunners.

Stadion

Sejak berdiri, Arsenal beberapa kali pindah stadion. Mulai dari memakai sebuah lapangan di Woolwich yang bernama Manor Ground, lalu pindah ke London Utara, sekaligus membangun Stadion Highbury dan dipakai pertama kali dipakai pada tahun 1913. Stadion ini dipakai Arsenal hingga musim 2005/06 (atau berusia kurang lebih 93 tahun). Pertandingan terakhir yang digelar di Stadion Highbury adalah Liga Utama Inggris, yaitu Arsenal vs Wigan Athletic yang berhasil dimenangkan oleh Arsenal dengan skor 4-2 dengan tiga gol dari Thierry Henry.
Sejak bulan Juli 2006 sampai sekarang, klub ini menempati markas barunya, Stadion Emirates yang berkapasitas 60.500 kursi dan terletak di Ashburton Grove dan peresmian pemakaian Stadion Emirates sekaligus pertandingan pertama yang digelar adalah dengan diadakannya sebuah pertandingan persahabatan antara Arsenal dengan para pemain legenda Belanda untuk perpisahan Dennisa Bergkamp, seorang mantan penyerang Arsenal. Selamat tinggal Bergkamp. Bergkamp merupakan salah satu legenda buat Arsenal. Bergkamp juga yang membawa perubahan dari cara bermain klub2 inggris yang bermain dengan metode kick and rush….

Prestasi

Selain rekor tak terkalahkannya (49 kali) menjadi yang terpanjang di Inggris, Arsenal juga mempunyai banyak prestasi lainnya, yaitu:
1931, 1933, 1934, 1935, 1938, 1948, 1953, 1971, 1989, 1991, 1998, 2002, 2004
1930, 1936, 1950, 1971, 1979, 1993, 1998, 2002, 2003, 2005
1987, 1993, menjadi finalis pada tahun 1968, 1969, 1988, 2007
1930, 1931, 1933, 1934, 1938, 1948, 1953, 1991 (juara bersama dengan Tottenham), 1998, 1999, 2002, 2004
1994, dua kali menjadi finalis pada tahun 1980 dan 1995
1971 (waktu itu masih bernama Fairs Cup, berubah nama menjadi Piala UEFA sejak tahun 1972), sekali menjadi finalis pada tahun 2000
menjadi finalis pada tahun 2006
  • Piala Emirates: 1

Soccer School Indonesia Arsenal

SSI Arsenal tepatnya ada di selatan kota Jakarta. Mengambil fasilitas ISCI Ciputat, pada November 2007, SSI Arsenal telah menampung sekitar 250 siswa dari lapisan usia U – 8 tahun sampai dengan U – 18 tahun.
Untuk delapan sesi latihan, dimana sekali latihan menghabiskan dua jam, memakang biaya antara Rp. 2,5 juta sampai dengan Rp. 3,5 juta. Itu berarti untuk sekali latihan para siswa minimal merogoh sekitar Rp. 220.000.
SSI Arsenal sendiri muncul lewat gagasan Iman Arif untuk membangun sekolah sepak bola usia dini yang memanfaatkan jaringan Arsenal sebagai salah satu klub terkemuka. Untuk itu pula, SSI Arsenal dalam kerja samanya berada dibawah Community Development Department Arsenal, dan bukan Commercial Department.
Sebagai langkah awal menembus Stadion Emirates, stadion kebanggaan Arsenal, SSI Arsenal akan terlibat dalam invitasi sepak bola yang berlangsung di London, Inggris, Juli 2008. dalam mengikuti invistasi tersebut, SSI Arsenal akan melibatkan para pemain dari berbagai usia. Dalam invitasi Reach Your Goal di Singapura itu, tim U – 12 tahun menempati peringkat ke tiga dari enam tim, dan, antara lain, memukul tim U – 12 tahun Jepang 3 – 2

Sejarah English Premier League

Liga Utama Inggris dikenal juga sebagai Barclays Premier League untuk alasan sponsorship) adalah musim ke-19 sejak pendiriannya pada tahun 1992. Sebanyak 20 tim berkompetisi di liga ini, dengan Chelsea. sebagai juara bertahan Chelsea.
Liga Utama Inggris. Setiap musim kompetisi, setiap klub melawan klub lain masing-masing sebanyak dua kali. Sekali di stadion mereka (home stadium) dan sekali lagi di tempat lawannya. Sebanyak 38 pertandingan untuk setiap klub menjadikan total 380 pertandingan di Liga Utama Inggris. Setiap akhir musim, tiga klub pada urutan terbawah terdegradasi dan empat klub teratas masuk kompetisi Liga Champions untuk memperebutkan Piala Champions. Dua klub teratas masuk secara otomatis, sedangkan urutan ke-3 dan 4 masuk melalui babak play-off. Klub pada urutan ke-5 liga utama akan masuk kompetisi untuk memperebutkan Piala UEFA. Klub pada urutan ke-6 dan 7 bisa juga masuk kompetisi Piala UEFA tergantung pada situasi dua kompetisi domestik lainnya. Sedang klub urutan 18-20 akan terdegradasi ke Divisi Championship dan akan digantikan oleh klub peringkat 1-2 dari Divisi Championship yang otomatis promosi serta klub peringkat 3-6 dari Divisi Championship yang memperebutkan satu tiket tersisa.
Sejak 1993, Liga Utama Inggris mempunyai sponsor. Sponsor berhak menambahkan namanya di nama liga. Berikut adalah daftar sponsor di liga Inggris.
* 1993–2001: Carling (FA Carling Premiership)
* 2001–sekarang: Barclays (Barclays Premiership; dari 2001-2004, dikenal dengan nama Barclaycard Premiership)
Liga Inggris telah melahirkan beberapa juara tiap musimnya, di antaranya:
  • Tahun 1990/1991 – Arsenal
  • Tahun 1991/1992 – Leeds United
  • Tahun 1992/1993 – Manchester United
  • Tahun 1993/1994 – Manchester United
  • Tahun 1994/1995 – Blackburn Rovers
  • Tahun 1995/1996 – Manchester United
  • Tahun 1996/1997 – Manchester United
  • Tahun 1997/1998 – Arsenal
  • Tahun 1998/1999 – Manchester United
  • Tahun 1999/2000 – Manchester United
  • Tahun 2000/2001 – Manchester United
  • Tahun 2001/2002 – Arsenal
  • Tahun 2002/2003 – Manchester United
  • Tahun 2003/2004 – Arsenal
  • Tahun 2004/2005 – Chelsea
  • Tahun 2005/2006 – Chelsea
  • Tahun 2006/2007 – Manchester United
  • Tahun 2007/2008 – Manchester United
  • Tahun 2008/2009 – Manchester United
  • Tahun 2009/2010 – Chelsea
Berita sepak bola liga Inggris yang banyak ditonton oleh semua penggemar sepakbola di seluruh dunia walaupun hanya sebuah preview menjelang pertandingan. Permainan cantik kick n rush diselingi dengan permaian operan pendek dari kaki ke kaki ternyata sangat memikat mata pemirsa, yang haus akan permainan cantik dalam sepakbola. Karena itulah, sepakbola liga Inggris banyak menjadi corong permainan negara-negara lain sebagai permainan sepakbola modern.

Sejarah Uefa europa League

UEFA Europa League (sebelumnya disebut Piala UEFA) adalah acara tahunan yang diselenggarakan UEFA kompetisi sepak bola untuk klub sepak bola Eropa yang memenuhi syarat, melainkan kedua klub Eropa paling bergengsi kontes sepak bola setelah UEFA Liga Champions. Klub memenuhi syarat untuk persaingan berdasarkan kinerja mereka dalam liga nasional mereka dan kompetisi.

Sebelumnya disebut Piala UEFA, kompetisi pada Juni 2009 untuk yang musim 2009-10 sekarang adalah Liga Eropa, berikut perubahan format. Untuk tujuan catatan sepak bola UEFA, yang Europa League dan Piala UEFA dianggap sebagai kompetisi yang sama, dengan perubahan nama menjadi sekadar penamaan ulang.

Kompetisi dimulai pada tahun 1971 dan menggantikan Inter-Cities Fairs Cup. Tapi, untuk catatan sepak bola UEFA, Inter-Cities Fair Cup tidak langsung diakui sebagai pendahulu dari Piala UEFA . Pada tahun 1999, UEFA Cup Winners 'Cup dihapuskan dan digabungkan dengan Piala UEFA. Untuk kompetisi 2004/05 tahap grup ditambahkan sebelum digantikan. Penamaan ulang pada tahun 2009 akan melihat gabungan dari Piala UEFA Intertoto menghasilkan format kompetisi yang diperbesar, dengan kelompok yang diperluas panggung dan mengubah kriteria kualifikasi.

Shakhtar Donetsk adalah juara saat kompetisi, setelah dikalahkan Werder Bremen di tahun 2009 akhir pada tanggal 20 Mei 2009, yang terakhir kali kompetisi dikenal sebagai Piala UEFA.

Klub yang paling sukses dalam kompetisi ini, dalam urutan kronologis, Juventus, Internazionale dan Liverpool, semuanya masing-masing dengan tiga gelar .

Sejarah

Piala UEFA ia pertama kali bermain di musim 1971-72, dengan semua-final Inggris Wolverhampton Wanderers versus Tottenham Hotspur, dengan Spurs menjadi juara pertama.

Kompetisi terbuka untuk secara tradisional runner-up liga domestik, tetapi kompetisi itu digabung dengan UEFA sebelumnya tingkat kedua kompetisi Eropa, UEFA Cup Winners 'Cup, pada tahun 1999. Sejak itu, para pemenang kompetisi liga domestik juga masuk Piala UEFA. Selain itu, klub tersingkir di babak kualifikasi ketiga Liga Champion dan ditempatkan ketiga tim pada akhir fase grup bisa terus bersaing di Piala UEFA. Juga mengikuti kompetisi Fair Play tiga wakil, sebelas UEFA Intertoto Cup pemenang, dan pemenang yang dipilih dari beberapa kompetisi domestik Piala Liga.

Para pemenang piala tetap selama satu tahun sebelum kembali ke UEFA. Setelah kembali, klub dapat menyimpan skala empat per lima replika dari trofi asli. Peraturan juga menyatakan bahwa piala yang asli diberikan kepada setiap klub yang memenangkan Piala UEFA tiga kali berturut-turut atau lima kali secara keseluruhan, meskipun hal ini belum terjadi seperti tahun 2009.

Empat tim telah memenangkan Piala UEFA serta liga domestik mereka dan kompetisi di musim yang sama, orang-orang yang IFK Göteborg pada tahun 1982, Galatasaray pada tahun 2000, Porto pada tahun 2003 dan CSKA Moskow tahun 2005. Prestasi ini dikenal sebagai Galatasaray sebanyak tiga kaliyang hanya dilengkapi dengan Piala Super Eropa. Selain itu, Tottenham Hotspur, Borussia Mönchengladbach, IFK Göteborg (dua kali), Ajax, Galatasaray dan Feyenoord adalah satu-satunya tim untuk memenangkan tanpa menderita kerugian dalam satu kampanye mereka. RCD Espanyol adalah satu-satunya runner-up tanpa kekalahan. IFK Göteborg 25 pertandingan berturut-turut bermain di Piala UEFA antara tahun 1980 dan 1987 tanpa kehilangan satu pun, termasuk mereka menang 1981-82 dan 1986-87 kampanye.

Dari musim 2009-10, persaingan ini dikenal sebagai 'UEFA Europa League'. Pada saat yang sama, UEFA Intertoto Cup, UEFA kompetisi tingkat ketiga, dihentikan dan digabung menjadi Liga Europa baru .

Piala

Piala UEFA, juga dikenal sebagai UEFA Cup, adalah piala diberikan setiap tahun oleh UEFA kepada klub sepak bola yang menang UEFA Europa League. Sebelum musim 2009-10 kedua kompetisi dan piala dikenal sebagai 'Piala UEFA'.

Sebelum kompetisi berganti nama menjadi UEFA Europa League di musim 2009-10, peraturan UEFA menyatakan bahwa sebuah klub bisa tetap menyimpan aslinya trofi ketiga mereka berturut-turut setelah menang atau menang kelima secara keseluruhan. Namun di bawah peraturan baru piala tetap dipegang UEFA. Sebuah replika ukuran penuh piala yang diberikan kepada masing-masing pemenang kompetisi. Juga sebuah klub yang menang tiga kali berturut-turut atau lima kali secara keseluruhan akan menerima 'tanda khusus pengakuan'.

Piala dirancang dan dibuat oleh Bertoni untuk Final Piala UEFA 1972. Memiliki berat 15 kg dan terbuat dari perak dengan lapis marmer kuning.

Anthem Liga Europa

Opera Paris di bawah arahan komposer Yohann Zveig merekam lagu kebangsaan UEFA Liga Europa di bulan Maret-Mei 2009. Tema ini untuk merek kembali kompetisi Piala UEFA secara resmi pertama kali diperkenalkan di Grimaldi Forum pada 28 Agustus 2009 sebelum penyisihan grup musim 2009-10.

Lagu yang akan dimainkan sebelum setiap pertandingan Liga Eropa di sebuah stadion hosting peristiwa seperti itu dan juga sebelum setiap televisi menyiarkan dari Liga Europa permainan sebagai unsur musik pembukaan kompetisi urutan.

Zveig sendiri berharap bahwa lagu kebangsaan akan mencapai sukses yang sama seperti Liga Champions UEFA Lagu kebangsaan dalam hal pengakuan global.

Format kompetisi

Format saat masih bernama Piala UEFA
Format yang digunakan saat masih bernama Piala UEFA adalah babak awal menggunakan format grup yang ada 8 grup yang tiap grupnya ada 5 tim, tiga tim dari masing-masing grup melanjutkan ke fase berikutnya dengan sistem gugur dan ditambah dengan tim penghuni masing-masing peringkat ketiga grup dari Piala/Liga Champions. Di sistem gugur peraturannya, tiap tim akan bermain dua kali, dan di babak inilah bisa berlaku skor agregat/keunggulan gol tandang. Di partai final, pertandingan akan digelar sekali dan berada di tempat yang telah ditunjuk sebelumnya oleh UEFA. Sebelum 1997-98, Piala UEFA menggunakan sistem gugur murni, yaitu tiap laga dimainkan dua kali, termasuk babak final.

Format Baru

Selain Piala UEFA berganti nama Menjadi UEFA Europa League yang kualitasnya jauh lebih baik dari Piala UEFA, mulai musim 2009-10 format 8 grup dengan 5 tim akan diganti format baru berupa 12 grup yang masing-masing berisi 4 tim. Selain itu, jika sebelumnya pada babak tersebut setiap tim akan memainkan dua pertandingan tandang dan 2 pertandingan kandang (total 4 pertandingan), dalam format baru setiap tim akan menghadapi lawannya baik di kandang maupun tandang (total 6 pertandingan). Perubahan lainnya adalah dimasukkannya tim-tim yang sebelumnya harus bermain di Piala Intertoto ke babak penyisihan karena Piala Intertoto ditiadakan mulai tahun 2009.

Serba-serbi

Piala UEFA saat ini memiliki piala yang dinamakan Piala Bertoni, memiliki berat 15 kilogram dan berwarna abu-abu. Piala ini dibuat oleh Bertoni di kota Milan pada tahun 1972. Total harga pembuatannya saat itu adalah sekitar 23.000 Euro. Hanya ada dua tim yang berhasil juara dua kali berturut-turut di Piala UEFA dan uniknya dua tim tersebut merupakan rekan senegara, yaitu Sevilla FC dan Real Madrid. Kedua tim itu saat ini sama-sama berasal dari Spanyol dan kini bermain di La Liga. Tim yang pertama kali berhasil juara sejak turnamen ini diubah namanya (dari Inter-Cities Fairs Cup menjadi Piala UEFA) adalah Tottenham Hotspur juara pada musim 1971/72 dan tim yang terakhir kali menjuarai kompetisi saat masih bernama Fairs Cup adalah Leeds United (1970/71). Kedua tim ini berasal dari Inggris.

Daftar juara

Termasuk saat kompetisi ini masih bernama Inter-Cities Fairs Cup.

Tim Juara Tahun Juara
1 Flag of Italy.svg Juventus 3 (1976-1977), (1989-1990), (1992-1993)
2 Flag of Spain.svg FC Barcelona 3 (1955-1958), (1958-1960), (1965-1966)
3 Flag of Italy.svg Inter Milan 3 (1990-1991), (1993-1994), (1997-1998)
4 Flag of Spain.svg Valencia CF 3 (1961-1962), (1962-1963), (2003-2004)
5 Flag of England.svg Liverpool FC 3 (1972-1973), (1975-(1976), (2000-2001)
6 Flag of Germany.svg Borussia Mönchengladbach 2 (1974-1975), (1978-1979)
7 Flag of England.svg Leeds United 2 (1967-1968), (1970-1971)
8 Flag of England.svg Tottenham Hotspur 2 (1971-1972), (1983-1984)
9 Flag of Spain.svg Real Madrid 2 (1984-1985), (1985-1986)
10 Flag of Sweden.svg IFK Göteborg 2 (1981-1982), (1986-1987)
11 Flag of Italy.svg Parma A.C. 2 (1994-1995), (1998-1999)
12 Flag of the Netherlands.svg Feyenoord 2 (1973-1974), (2001-2002)
13 Flag of Spain.svg Sevilla FC 2 (2005-2006), (2006-2007)
14 Flag of Belgium (civil).svg R.S.C. Anderlecht 1 (1982-1983)
15 Flag of Italy.svg AS Roma 1 (1960-1961)
16 Flag of Spain.svg Real Zaragoza 1 (1963-1964)
17 Flag of Hungary.svg Ferencvaros 1 (1964-1965)
18 Flag of Croatia.svg Dinamo Zagreb 1 (1966-1967)
19 Flag of England.svg Arsenal 1 (1969-1970)
20 Flag of England.svg Newcastle United 1 (1968-1969)
21 Flag of the Netherlands.svg PSV Eindhoven 1 (1977-1978)
22 Flag of Germany.svg Eintracht Frankfurt 1 (1979-1980)
23 Flag of England.svg Ipswich Town 1 (1980-1981)
24 Flag of Germany.svg Bayer Leverkusen 1 (1987-1988)
25 Flag of Italy.svg Napoli 1 (1988-1989)
26 Flag of the Netherlands.svg Ajax 1 (1991-1992)
27 Flag of Germany.svg Bayern Munich 1 (1995-1996)
28 Flag of Germany.svg Schalke 04 1 (1996-1997)
29 Flag of Turkey.svg Galatasaray 1 (1999-2000)
30 Flag of Portugal.svg FC Porto 1 (2002-2003)
31 Flag of Russia.svg PFC CSKA Moskwa 1 (2004-2005)
32 Flag of Russia.svg FC Zenit Saint Petersburg 1 (2007-2008)
33 Flag of Ukraine.svg Shakhtar Donetsk 1 (2008-2009)

34 Atletico Madrid 1 (2009-2010)